SELAYAR BARU YANG INOVATIF DAN BERMARTABAT

Rumusan visi tersebut selaras dan searah dengan visi Provinsi Sulawesi Selatan 2018-2023 dan sesuai dengan draf misi nasional periode 2019-2024 yang mengandung makna tata nilai yang hendak diwujudkan dalam kurun waktu 5 tahun mendatang, yakni :

  1. Curah ekspresi karsa dan karya dari nalar atas fakta sebagai kapasitas potensial untuk berinisiatif dan berkreasi mencipta kondisi baru yang bermanfaaat positif bagi masyarakat. Inovasi dimaksudkan sebagai nilai-nilai kehidupan masyarakat berbasis moralitas untuk melahirkan produk baru sebagai pengganti produk yang sudah usang dengan sentuhan teknologi. Tujuannya adalah terciptanya kebaharuan tata kehidupan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar yang produktif unggul secara komparatif dan kompetitf. Kehendak untuk meningkatkan produktivitas secara bersinambungan membutuhkan kemampuan setiap individu atau masyarakat melalui ”kerja dan karya” untuk kebaikan bersama, sebab “Sesungguhnya Allah mencintai orang yang beriman yang berkarya.” (HR Thabrani dalam Al Kabir). Atas kerja dan karya tersebut, masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, memiliki produk-produk bernilai unggul dan dapat berpanetrasi di berbagai arena pasar lokal, regional, nasional, dan internasional, karena: (a) mampu mengemas produk khas unggulan yang hanya berasal dari lingkungannya sendiri di Kabupaten Kepulauan Selayar; (b) mampu menghasilkan produk unggulan dengan mutu tinggi yang setara atau melampaui dayasaing produk lainya yang sejenis dari daerah lain.
  2. Mengandung makna sebagai penguatan jati diri masyarakat Kepulauan Selayar yang dicapai melalui peningkatan kesejahteraan dan kemandirian secara signifikan. Sejahtera, mencakup eksistensi kehidupan masyarakat dengan status dan derajat mulia karena sekurang-kurangnya dapat memenuhi kebutuhan dasarnya secara optimal dalam suasana aman dan tenteram. Mandiri, diarahkan pada suatu kondisi kehidupan masyarakat yang memiliki keteguhan, kebanggaan, dan kecintaan dalam mewujudkan karsa dan karya, ke arah kemandirian ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Intelek, ditandai dengan suatu tata kehidupan yang cerdas dan cendekia didukung dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memasuki era industri 4.0 yang kompetitif. Sehat (jasmani dan rohani), diindikasikan dengan raga yang sehat disertai kejernihan karakter sikap dan perilaku bercitra positif dan beradab.

Guna mewujudkan visi tersebut dipegang teguh dan dijunjung tinggi tata nilai sebagai 5 landasan pijak dalam rangka mengemban misi yang telah ditetapkan. Adanya tata nilai sebagai kaidah moral sebagai landasan dalam berpikir dan bertindak. Tata nilai tersebut membentuk tatakrama kondusif dan kontributif terhadap eksistensi dan dinamika tata kehidupan masyarakat dan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Selayar kelembagaan. Tata nilai yang terbentuk, merupakan cerminan dari hubungan interaksi secara demokratis dan partisipatif yang menghargai waktu serta ramah dan peduli lingkungan dalam bekerja dan berkarya. Sehubungan dengan itu, dengan berdasar pada aktualisasi dinamika kehidupan masyarakat di Kabuaten Kepulauan Selayar, tata nilai dimaksud dirangkum dalam 5 K, yaitu : Ketakwaan, Kecendekiaan, Kebersamaan, Keterbukaan, dan Keadilan. Secara operasional, tata nilai tersebut diperankan oleh seluruh elemen pemerintahan dan para pemangku kepentingan (Tokoh Agaman, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan) serta seluruh segmen-segmen masyarakat berdasarkan prinsip SIMPATI (SIgap Melayani, Patuh aTuran, dan berIntegritas). Dengan modal tata nilai 5 K dan prinsip SIMPATI tersebut, penyelenggaraan pelayanan publik yang inovatif dapat mencapai produktivitas yang berdaya saing dan bermartabat.